Ketakutan Kaum Sekuler Turki Februari 28, 2008
Posted by spanautama in KABAR UTAMA.trackback
Ketakutan Kaum Sekuler Turki, Pasca Dicabutnya Larangan Jilbab
Rabu, 27 Peb 08 16:20 WIB
Hari demi hari terus bergulir dan kian menegaskan Partai Keadilan dan Pembangunan Turki adalah maestro perubahan menuju Islamisasi Turki.
Meski baru beberapa bulan terakhir ibu negara Turki baru bisa dibolehkan masuk ke istana negara, tapi kini publik sekuler Turki kembali dihempas keterkejutan luar biasa. Pasalnya Parlemen Turki pada bulan Februari ini telah menyepakati adanya revisi undang-undang terhadap materi larangan memakai jilbab bagi Muslimah di Turki. Dominasi suara sebanyak 404 anggota parlemen sepakat dengan hal itu, dari total suara sebanyak 550 suara.
Undang-undang aneh yang melarang jilbab di Turki diberlakukan sejak tahun 1989. Meskipun undang-undang larangan jilbab itu diberlakukan, ternyata mayoritas muslimah Turki tetap mengenakan jilbab di jalan-jalan umum, bahkan di sejumlah instansi pendidikan dan kantor pemerintah, dengan syarat mereka memang siap menghadapi berbagai konsekuensinya.
Beberapa waktu lalu, harian Zaman berbahasa Turki menggelar polling di 12 distrik Turki untuk menyingkap sejauh mana pandangan masyarakat terhadap upaya revisi UU anti-jilbab. Hasilnya, 96% responden menyatakan dukungan terhadap revisi UU anti-jilbab. Bahkan, ada 73, 1% responden yang tidak berjilbab menyatakan dukungannya terhadap pencabutan larangan berjilbab disebabkan mereka percaya bahwa hal itu bertentangan dengan kebebasan dan persamaan hak.
Itu pulalah alasan yang kerap diangkat oleh PM Turki Erdogan, bahwa ia ingin menanamkan pemahaman tentang kebebasan belajar pada seluruh warga, baik sekuler dan non-sekuler. Ia mengatakan, “Sasaran kami satu-satunya adalah meletakkan batasan yang bisa menghalangi sikap buruk terhadap para perempuan di pintu kampus dan sekolah.” Itu dilakukan karena selama ini, kerap terjadi pemaksaan pencopotan jilbab di pintu kampus dan sekolah bagi para Muslimah.
Warga Turki sekuler menganggap bahwa jilbab termasuk tampilan yang mendukung fundamentalisme Islam hingga bisa mengancam negara sekuler Turki. Sementara para pemakai jilbab memandang sikap otoriter terhadap mereka adalah bertentangan dengan jiwa sekuler sendiri yang membuka pintu kebebasan dalam hal keyakinan. Hal itu jugalah yang mendorong Ibu Khaerun Nisa -kini ibu negara, isteri Presiden Turki Abdullah Gul- mengangkat kasus penolakan dirinya karena alasan jilbab dari sebuah perguruan tinggi, untuk diadili di pengadilan Turki beberapa waktu lalu.
Kini, ibu negara itu dengan jilbabnya melenggang ke istana presiden Turki, diiringi dengan isteri PM Erdogan yang juga berjilbab. Sejumlah pengamat di Turki mengatakan bahwa jilbab di kampus-kampus dan lembaga pendidikan Turki memang sudah tidak terlalu mengkhawatirkan sejumlah warga sekuler. Jadi kekhawatiran terbesar mereka kini bukan hanya jilbab. Mereka khawatir bila revisi undang-undang ini membuka revisi undang-undang sekuler yang lebih luas hingga meruntuhkan sistem sekuler yang selama ini dipegang oleh Turki. (na-str/hjbwb)












peraturan gila kali melarang memakai jilbab
seharusnya mewajibkan…
ada bisikan yahudi kayaknya…
menurut saya paham sekuler itu tidak boleh diberlakukan mengingat mayoritas warga negara di turki adalah beragama islam. mungkin in terjadi karena pengaruh orang nasrani
…pngen ke Turki,,,
“tapi,
…turki kenapa,
“kenapa turki…
Sebenarnya kaum sekuler Turki adalah kaum minoritas. Mengapa kebebasan dan hak beragama kita harus di batasi dinegara kita sendiri yang justru menganut paham sekuler?
Paham sekuler Turki justru perlu dipertanyakan, apakah relevan dengan karakteristik masyarakat Turki yang notabene adalah Muslim.
Sepertinya pahamnya perlu diganti namanya deh, bukan paham sekuler tapi paham anti ISLAM. He7x!
akibat kaum ISLIB kaum islam munafik yang dijamjikan Allah Neraka paling bawah,islam itu furqan,ada perintah allah yg gakan diterima allah, karena allah bukan manusia, dikit2 mesti kayak amrik, alasannya ijtihad, emang gampang ijtihad, islam bukan filosofi yang retoris islam itu kebenaran yang hakiki… so masih milih ISLIB??? anda bodoh…
maaf maksudnya perintah allah yg takan bisa diterima akal pikiran manusia, kesalahan penulisan murni dari saya, karena kebenaran milik allah.
nga usah nyala-nyalahin dulu, coba dilihat kembali alur sejaranya, pembaharuan di turkey murni karena sesuatu dan lain hal yang kita tak mengerti. yang pasti coba di telusuri jangan make acara curiga kucing.salm
pERATURANNYA aNEH aMAT
mAsAK pAKEK jELBAB AjA DI lARANG !!!!!!
tAKUT yA gAK DAPt PEMANDANGAn gRATIS
HARM tEU………
yeee…. jangan cuman nyalihin yang lain… bener liat dulu sejarahnya….. dasar bodoh… pintarnya cuman curiga dan nuduh sembarang…. tolol