Robot Berotot Tidak Lagi Kaku Maret 15, 2008
Posted by spanautama in TEKNOLOGI.add a comment

CALIFORNIA, KAMIS – Robot identik dengan bentuk yang kaku, namun tidak lagi jika dilengkapi otot buatan yang terbuat dari material yang lunak. Para ilmuwan dari berbagai institusi riset di dunia telah menggunakan teknologi tersebut untuk membuat bunga artifisial yang mekar otomatis atau robot ikan yang berenang dengan luwes.
Otot buatan terbuat dari material khusus yang disebut polimer elektroaktif. Jenis polimer ini dapat mengembang atau menyusut apabila diberi arus atau tegangan listrik berbeda-beda.
Para peneliti dari Swiss, misalnya, memanfaatkannya untuk membuat balon udara yang luwes dan kuat. Permukaan terluarnay dilapisi bahan logam namun balon ini bebas meliuk-liuk di udara.
Sementara itu, para peneliti di Laboraotium Propulsi Jet NASA (JPL) di California juga menggunakannya untuk membuat robot pintar. Robot-robot tersebut didesain agar dapat mengambil, mengangkat, dan memindahkan objek dengan leluasa.
Prototipe robot-robot masa depan tersebut dipamerkan dalam konferensi tahunan Electroactive Polymer Actuators and Devices Conference di San Diego, AS, minggu ini. Pameran tersebut diselenggarkan Laboratorium Propulsi Jet milik NASA (JPL) yang berpusat di Institut Teknologi California.(JPL/WAH)
Laboratorium Kibo Jepang Terpasang di Stasiun Antariksa Maret 15, 2008
Posted by spanautama in TEKNOLOGI.add a comment

HOUSTON, JUMAT – Jepang selangkah lagi menyusul Eropa dalam jajaran negara-negara yang memiliki laboratorium di luar angkasa. Dua astronot misi Endeavour berhasil memasang bagian pertama laboratorium bernama Kibo di stasiun antariksa internasional atau international space station (ISS), Jumat (14/3).
Modul laboratorium berbentuk silinder yang mengilap diambil dari bagian kargo wahana ulang alik Endeavour dan dipasang ke modul Harmoni yang telah terpasang di ISS. Pekerjaan tersebut dilakukan Takao Doi, astronot asal Jepang yang ikut dalam misi, menggunakan lengan robotik yang dikendalikan dari dalam ISS.
Instalasi Kibo kemudian diselesaikan dua astronot AS yang melakukan spacewalk atau bekerja langsung di luar angkasa, Garrett Reisman dan Richard Linnehan. Kedua astronot melakukannya usai merangkai robot Dextre milik Kanada yang juga dipasang di luar ISS dalam spacewalk yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dan berlangsung selama 7 jam itu.
Modul berbentuk silinder tersebut merupakan bagian utama laboratorium Kibo dari tiga bagian yang direncanakan. Dua modul lainnya akan dipasang menyusul pada misi peluncuran Mei 2008 dan awal 2009. Kibo akan menjadi laboratorium terbesar di ISS yang seukuran bus tingkat saat diselesaikan.
Kibo merupakan laboratorium keempat di ISS. Laboratorium milik AS dan Russia dibangun sejak program ISS dilakukan. Sementara, laboratorium milik badan antariksa Eropa baru dipasang sebulan lalu melalui misi Atlantis.(AP/WAH)
Sekitar 1000 Mahasiswa Universitas Scaria, TURKI menghadang kedatangan duta besar Israel yang ingin memasuki kampus dan memberikan kuliah. Hal itu sebagai bentuk protes mereka terhadap tindak kriminal yang dilakukan negara Zionis itu terhadap penduduk sipil Palestina.










