Deklarasi Kampanye Nasional Ekonomi Syariah Maret 17, 2008
Posted by spanautama in KABAR KEAGAMAAN.add a comment
Sekitar lebih dari 300 mahasiswa yang tergabung dalam Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) yang berasal dari kampus-kampus di seluruh Indonesia hadir di Yogyakarta, tepatnya di ruang auditorium MMTC Sleman, Yogyakarta (12/02/08) untuk mendeklarasikan suatu gerakan untuk membangun bangsa. Deklarasi ini mereka namakan DEKLARASI KAMPANYE NASIONAL EKONOMI SYARIAH 2008, Gerakan Membangun Bangsa Dengan Ekonomi Syariah Menuju Indonesia Baru.
Kegiatan ini merupakan salah satu agenda dari rangkaian kegiatan Temu Ilmiah Nasional (Temilnas) 2008 yang pada kesempatan kali ini bertempat di Yogyakarta dengan tuan rumahnya UGM dari tanggal 9-12 Februari 2008. Temilnas ini sendiri merupakan kegiatan rutin nasional yang diadakan FoSSEI setiap tahunnya. Selain dari FoSSEI hadir pula perwakilan organisasi Islam nasional seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO cabang Yogyakarta, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), ASBISINDO, BPD Yogya, dll yang turut mendukung sepenuhnya gerakan ini.
Rencana teknisnya, gerakan ini akan dikawal dan dilaksanakan oleh rekan-rekan FoSSEI yang tersebar di 15 regional di seluruh wilayah di Indonesia dengan menggandeng seluruh elemen mahasiswa Islam seperti HMI, KAMMI, FSLDK, dan asosiasi-asosiasi ekonomi syariah lainnya seperti Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), PKES, IAEI, ASBISINDO, ASBINDO, AASI, AAKSI, DSN-MUI, dll juga tak lupa Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia, pemerintah dan pihak-pihak lain yang mendukung pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Adapun isi dari deklarasi ini adalah sebagai berikut:
DEKLARASI KAMPANYE NASIONAL EKONOMI SYARIAH 2008
Gerakan Membangun Bangsa Dengan Ekonomi Syariah Menuju Indonesia Baru”
Peran dan kiprah ekonomi Islam di Indonesia bukan lagi hanya sebuah wacana dan khayalan bagi kita. Seiring dengan berjalannya waktu, ekonomi Islam telah mampu membuktikan eksistensi dan ketangguhannya dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi di era modern. Maka dari itulah kepercayaan masyarakat terhadap sistem ekonomi Ilahiah ini sedikit demi sedikit semakin tertanam dan berakar. Pastilah hal itu diraih dengan perjuangan berat dan panjang dari para pejuang ekonomi kita.
Berangkat dari situlah kami Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) sebagai sebuah organisasi mahasiswa yang berbasis intelektual dan pergerakan dengan visi: pada tahun 2030, FoSSEI menjadi organisasi pergerakan mahasiswa dalam bidang ekonomi Islam yang unggul, kompeten, professional, dan kontributif di dunia. Mendeklarasikan Kampanye Nasional Ekonomi Syariah 2008 dengan mengusung tema nasional “Gerakan Membangun Bangsa Dengan Ekonomi Syariah Menuju Indonesia Baru”, dengan agenda secara nasional:
- Pengembangan Kajian Ekonomi Syariah di tingkat SMA dan sederajat hingga berjalannya proses ajar-mengajar ekonomi syariah
- Pengembangan Ekonomi Syariah di Perguruan Tinggi melalui matakuliah pilihan/dasar dan pembukaan Jurusan Ekonomi Syariah serta layanan keuangan mahasiswa dalam bentuk autodebt syariah
- Training ekonomi syariah untuk da’i dan muballigh
- Training dan Sertifikasi Nasional ekonomi Islam bagi Dosen
- Training Guru SMA dan sederajat mengenai ekonomi syariah
- Pengembangan jaringan dan Kerja sama kepada Depdiknas, Depag, dan Forum Rektor dalam mempercepat penerapan Kurikulum Ekonomi Syariah
- Pendukungan kepada pemerintah untuk mengesahkan RUU Perbankan Syariah, RUU Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan RUU Perpajakan
(fkr/fossei.org)
AS Kewalahan Atasi Aksi Bom Syahid Dengan Rompi Berpeledak Maret 17, 2008
Posted by spanautama in KABAR UTAMA.add a comment
Cara ini berubah dari sebelumnya yang menggunakan bom mobil atau penyergapan yang dilakukan terhadap konvoi tentara AS yang berpatroli. Hal ini menyiratkan perubahan strategi peperangan baru para “penjemput bidadari” di Irak.
“Telah terjadi peningkatan dalam penggunaan rompi bom. Pada akhir tahun 2007 hanya ada sekitar 8-10 kejadian serangan bom dengan rompi. namun pada Februari 2008 tercatat 18 kali serangan dengan cara ini,” kata juru bicara militer AS di Irak Laksamana Gregory Smith, dalam sebuah jumpa pers di Baghdad, seperti dikutip AFP, Minggu (16/3/2008).
Smith menyebutkan, beberapa kali pasukan AS kewalahan untuk menyergap dan menghentikan serangan-serangan pihak mujahidin. Kendatipun mereka beberapa kali berhasil menyergap pejuang Al Qaeda yang mengenakan rompi berpeledak, namun saat akan ditangkap, para pejuang itu memilih meledakkan rompi yang mereka kenakan.
Militer AS juga menemukan fakta telah terjadi peningkatan permintaan dari para petinggi Al Qaeda terhadap para pemuda pencari bidadari ini yang siap menjemput syahid yang berasal dari luar Irak. “Mereka (Al Qaeda) meyakini cara ini lebih efektif untuk menghambat upaya kami di Irak,” imbuh Smith.
Para mujahidin impor tersebut lanjut Smith berasal dari negara-negara seperti Arab Saudi dan Suriah. Mengantisipasi hal tersebut, militer AS bekerjasama dengan kedua negara tersebut untuk memperketat perbatasan.
Hasilnya, kata Smith, terjadi penurunan jumlah mujahidin yang diimpor Al Qaeda melalui perbatasan. Data militer AS menyebutkan, jumlah mujahidin tersebut kini berkurang menjadi hanya 40-50 orang tiap bulannya dari sebelumnya sekitar 100 orang. Namun demikian, kendatipun mengalami penurunan jumlah, pasukan di AS masih saja merasa kewalahan menghadapi mujahidin. ( fkr / dtk )
Empat Agen FBI Di Bom Maret 17, 2008
Posted by spanautama in KABAR UTAMA.add a comment
Serangan terjadi hari sabtu ketika sebuah bom dilemparkan melewati tembok yang mengelilingi restorant Luna Capresse
sebuah cafe outdoor yang serng di kunjungi orang barat, jurnalis dan diplomat.
Selain melukai agen itu, ledakan tersebut juga menewaskan seorang wanita Turki dan melukai lima orang Amerika, tiga orang Pakistan, seorang dari Inggris dan seorang dari Jepang para agen itu terluka parah pada serangan yang terjadi pada pukul 20.45 waktu setempat
Keempat orang itu sedang makan malam bersama saat serangan itu terjadi, yang tidak menyangka bahwa mereka telah menjadi target.
Sebuah helikopter ambulan didatangkan untuk membawa para korban.
Pemerintah setempat belum mengatakan siapa yang bertanggung jawab atas serangan itu, tetapi mereka mencurigai Al-Qaeda dan Taliban cabang Pakistan, yang juga melakukan serangan yang sama sebelumnya.
Juru bicara FBI di Washington tidak berkomentar, tapi juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gordon Jhondroe mengatakan pada CNN bahwa Bush “menghargai” kerja keras agen Amerika di seuruh dunia, dan kami berharap mereka dan keluarganya segera sembuh dari serangan ini.
Bom pada hari sabtu adalah serangkaian serangan mematikan yang yang ditujukan kepada FBI.(zax/cnn)
Ledakan Besar Goncang Albania Maret 17, 2008
Posted by spanautama in KABAR UTAMA.add a comment
Ledakan terjadi pada saat tiga tim spesialis membongkar persenjataan usang di pangkalan tersebut. Ledakan pertama memicu ledakan-ledakan berikutnya, yang berlangsung selama beberapa jam dan menyebabkan kerusakan luas. Ledakan sangat kuat sehingga bisa dirasakan di Tirana dan di kota Durres di tepi pantai, sekitar 20 km dari tempat ledakan dan bisa didengar di negara tetangga, Macedonia.
Juru bicara Perdana Menteri, Juela Mecani, mengatakan beberapa rumah di dekat tempat penyimpanan senjata itu “hancur total”. Penerbangan di Bandara Internasional Ibu Teresa di Tirana, yang berada beberapa kilometer dari lokasi ledakan, dihentikan selama 30 menir karena kaca-kaca jendela pecah.
Para korban yang luka-luka dirawat di rumah sakit di Durres, serta di rumah sakit militer. Sebagian besar korban yang dirawat di rumah sakit militer di Tirana adalah penduduk sipil yang diangkut dengan mobil ambulans dan mobil pribadi.
Banyak dari mereka adalah wanita dan anak-anak. Juela Mecani mengatakan kepada kantor berita Reuters: “Kami belum mengetahui jumlah korban selengkapnya.”
“Namun kami mengkhawatirkan nasib ketiga tim itu yang bertugas di sana saat ledakan terjadi. Beberapa dari mereka adalah warga negara Amerika Serikat.”
Kesalahan manusia
Sebuah pernyataan pemerintah mengatakan empat jenazah sudah dibawa pergi dari situs tersebut, dan regu penyelamat berusaha mencari korban jiwa lainnya dan korban luka-luka. Sekitar 200 orang sudah dirawat di rumah sakit, tambah pernyataan pemerintah itu.
“Sepuluh orang dalam keadaan kritis, beberapa orang lainnya luka ringan,” kata Menteri Kesehatan Nard Ndoka kepada Reuters.
Upaya untuk menerbangkan regu penyelamat ke wilayah itu dengan helikopter awalnya dipersulit dengan ledakan yang tidak dapat berhenti, dan kendaraan lapis baja digunakan untuk membawa tim penyelamat ke wilayah tersebut.
“Daerah paling berbahaya adalah lokasi ledakan yang belum dapat kami jangkau,” kata Menteri Dalam Negeri Bujar Nishani.
PM Albania Sali Berisha, yang mengunjungi para korban di rumah sakit, mengatakan dia tidak bisa menutup kemungkinan ledakan terjadi akibat kesalahan manusia, namun dia menambahkan bahwa persenjataan di gudang penyimpanan itu bisa saja meledak sendiri karena sudah usang.
“Masalah amunisi adalah salah satu ancaman terbesar yang terus dihadapi Albania,” kata Berisha.
“Jumlahnya sangat besar dan terkumpul sejak tahun 1945 dulu.” (fkr_bbc)
Ribuan Demonstran Tolak Perang Maret 17, 2008
Posted by spanautama in KABAR UTAMA.add a comment
Demonstarsi ini dilakukan bertepatan dengan 5 tahun invasi AS ke Irak, tanggal 20 Maret nanti. Mereka membawa berbagai poster dan juga peti jenazah yang ditutup bendera AS.
Seorang anggota Dewan Hubungan Islam-Amerika Shraf Mawjood mengtakan bahwa kehadiran Amerika di Irak memperburuk banyak hal.”Kita harus sgera mundur, itulah hal utama yang harus kita lakukan.
Situasi ini mengharuskan kita mundur karena banyak masalah dalam negeri ini yangharus kita tangani, seperti perawatan kesehatan, krisis pinjaman bermasalah, Katrina, dll. Kita harus membereskan hal-hal itu terlebih dahulu.”
Selain di Los Angeles, demonstrasi serupa juga dilakukan di San Fransisco, Chicago, dan Washington DC pada tanggal 19 Maret.
S
ementara itu, di London, sekitar 40000 demonstran anti-perang berkumpul di jalan-jalan menuntut pasukan Inggris ditarik dari Irak, hal yang sama juga dilakukan sekitar seribu demonstran di Glasgow.
rmd/voa
Tentara AS Tembak Mati Gadis Umur 10 Tahun Maret 17, 2008
Posted by spanautama in KABAR KEAGAMAAN.add a comment
Demikian disampaikan pejabat militer AS seperti dilansir Sydney Morning Herald, Kamis (13/3/2008).
Penembakan itu terjadi di Provinsi Diyala, sebelah utara Baghdad pada Rabu siang, 12 Maret waktu setempat. Lokasi persisnya tidak diberitahu, namun dikatakan bahwa insiden itu terjadi di sepanjang jalan yang belakangan ini telah ditemukan beberapa ranjau.
“Anak perempuan itu tampaknya berumur sekitar 10 tahun,” kata juru bicara militer AS, Mayor Brad Leighton.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya penggunaan wanita sebagai pelaku bom bunuh diri di Irak. Namun menurut Leighton, prajurit AS menembak anak tersebut bukan karena mereka mengira dia akan melakukan bom bunuh diri. Melainkan karena “mereka khawatir dia memberi sinyal kepada seseorang,” kata Leighton.
Tentara AS sempat memberikan pertolongan medis kepada korban di lokasi kejadian. Namun dalam perjalanan menuju fasilitas medis, korban meninggal.
“Pasukan koalisi menangani jatuhnya korban jiwa yang tak bersalah dengan serius. Insiden ini akan sepenuhnya diselidiki,” tegas juru bicara militer AS lainnya, Mayor Dan Meyers. (fkr/dtk)
Nama Khalifah Rasyidin Dijadikan Nama Jalan Maret 17, 2008
Posted by spanautama in KABAR KEAGAMAAN.add a comment
Dr Usama Albar, Wali Kota Makkah mengatakan bahwa sesuai hasil kesepakatan pertemuan aparat wali kota Makkah, “Ring Road di Ummul Quraa Makkah telah diberi nama baru dari empat nama Sahabat Khulafaurrasydin,” demikian dilansir koran harian Okaz, Ahad (16/3/2008).
Pemberian nama keempat jalan tersebut meliputi ring road pertama bernama Jalan Abu Bakar As Shiddiq, ring road kedua bernama Jalan Umar bin Khattab, ring road ketiga bernama Jalan Utsman bin Affan dan ring road keempat bernama Jalan Ali bin Abi Thalib.
“Diharuskan kepada seluruh hotel ternama yang berada di jalur ring road tersebut agar mensosialisasikan penamaan ring road yang baru di kota suci Makkah,” seru Usama Albar. (fkr / dtk)











