jump to navigation

Ikan Kod Antartika Tidur di Musim Dingin Maret 10, 2008

Posted by spanautama in ANIMAL ACTION.
trackback
Ikan Kod Antartika Tidur di Musim Dingin
Ikan kod di Antartika (Notothenia coriiceps) melakukan torpid, atau tidur panjang semacam hibernasi pada hewan darat, sepanjang musim dingin.
Artikel Terkait:
Minggu, 9 Maret 2008 | 19:10 WIB

JAKARTA, MINGGU – Tidur panjang yang dilakukan hewan-hewan darat darat pada musim dingin ternyata juga dilakukan hewan air. Para ilmuwan untuk pertama kalinya memastikan bahwa ikan kod di Antartika (Notothenia coriiceps) melakukan hal tersebut.

Saat musim dingin tiba dan di mana-mana gelap, ikan kod akan turun ke dasar laut yang sangat dingin. Ikan-ikan tersebut akan mengurangi makanannya sedikit demi sedikit, detak jantungnya mulai melemah, dan akhirnya tidur panjang selama beberapa bulan. Jika pada hewan-hewan darat dikenal dengan hibernasi, perilaku serupa pada ikan disebut torpid. Torpid menjadi siklus biologi ikan kod yang dilakukan berulang setiap tahun. Temuan ini dilaporkan tim peneliti Inggris dan Autsralia dalam jurnal PLoS edisi online.

“Ikan tersebut menjadi 20 kali lebih pasif pada musim dingin daripada musim panas,” ujar Keiron Fraser, salah satu peneliti dari British Antarctic Survey. Para peneliti memantau aktivitas ikan kod dengan memasang alat ukur detak jantung di badan ikan-ikan liar dan melacak pergerakannya selama setahun menggunakan penanda akustik.

Sampai sekarang, mereka belum mengetahui faktor yang memicu perubahan metabolisme tubuh ikan tersebut. Perubahan suhu tidak dapat menjelaskan karena suhu rata-rata di Antartika hanya bervariasi dari 1 derajat Celcius pada musim panas hingga -1,8 derajat Celcius pada musim dingin. Pemanasan hingga dua derajat Celcius di laboratorium juga tidak meningkatkan detak jantungnya. Berkurangnya mangsa mungkin juga bukan faktor pemicunya. Sebab, di sekitarnya relatif masih banyak sumber makanan sehingga tidur panjang bukan dimaksudkan untuk itu.

“Mungkin mereka predator visual, dan pada musim dingin yang gelap mereka tentu tak dapat melihat,” ujar Fraser. Di Semenanjung Antartika tempat ikan kod hidup, sinar Matahari bersinar hampir 24 jam pada musim panas, namun hanya 3 jam pada musim dingin. Penelitian berikutnya akan memeplajari apakah ikan cod juga mengubah struktur kimi tubuhnya untuk hidup lama tanpa makanan. Hal tersebut mungkin juga akan mengungkap rahasia tidur panjang untuk mempertahankan hidupnya selama musim dingin.(NG/WAH)

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: