jump to navigation

Preman vs Laskar 2 tewas Maret 18, 2008

Posted by spanautama in KABAR UTAMA.
trackback
Preman vs Laskar 2 tewas

Polisi mengamankan seorang pria dalam upaya pengamanan pascabentrokan
MDNews-Solo-Bentrokan antara anggota laskar dan warga terjadi di wilayah Kelurahan Joyosuran, Pasar Kliwon, Senin (17/3) malam, mengakibatkan satu orang tewas dan seorang lainnya terluka parah.
Korban meninggal bernama Heri Yulianto alias Kipli, 35, warga Semanggi RT 5/VIII sedangkan korban luka parah bernama Tri Joko, 25, warga Kepatihan Wetan, Jebres. Heri menderita luka parah di kepala bagian belakang dan mengeluarkan banyak darah.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, bentrokan terjadi sekitar pukul 21.15 WIB di pertigaan Jl Kapten Mulyadi dan Jl Kahar Muzakir, Joyosuran. Beberapa saksi mata di tempat kejadian perkara (TKP) mengungkapkan, sebelum bentrokan terjadi ada belasan pemuda yang menenggak minuman keras (Miras) di pertigaan tersebut. Tak lama kemudian, dari arah utara (Jl Kapten Mulyadi) muncul sekitar 100 orang dari kelompok laskar dengan berjalan kaki. Setiba di TKP, kelompok tersebut langsung membubarkan belasan pemuda yang berpesta Miras.
Namun, upaya pembubaran itu mendapat perlawanan dari para pemuda. Mereka melawan dengan menggunakan bambu dan batu. Perkelahian tak seimbang pun tak terelakkan. Belasan pemuda itu terdesak karena kalah jumlah. Beberapa dari mereka menghubungi teman lainnya sehingga puluhan pemuda berdatangan dan ikut terlibat perkelahian dengan anggota laskar.
”Warga tahu ada tawuran itu, tapi tidak berani melerai karena takut. Apalagi jumlah massa juga begitu banyak, kami memilih berdiam diri dan menghubungi polisi,” ujar Edi, salah satu warga setempat kepada Espos di lokasi.
Aparat Poltabes yang mendapat laporan segera meluncur ke tempat kejadian.
Sekitar 100 polisi terdiri atas anggota pengendali massa (Dalmas), Samapta, Satreskrim dan aparat Polsektabes Pasar Kliwon segera memisahkan warga yang bertikai. Kelompok laskar kemudian digiring masuk ke kompleks Mesjid Muslimin yang terletak di RW X, Joyosuran yang berada di sebelah barat lokasi bentrokan sementara kelompok pemuda berada di sisi timur. Korban Heri Kipli dan Tri Joko, keduanya dari kubu warga, segera dilarikan ke RSI Kustati guna mendapatkan perawatan.
Namun karena luka yang diderita sangat parah, Heri mengembuskan napas terakhirnya. Ia menderita luka parah di kepala bagian belakang yang terus mengeluarkan darah. Oleh petugas, ia kemudian dibawa ke RSUD Dr Moewardi guna menjalani autopsi. Sementara, Tri Joko masih menjalani di rumah sakit tersebut, akhirnya dia meninggal dunia . Untuk mencegah tawuran susulan, polisi lantas membuat barikade tepat di pertigaan Jl Kapten Mulyadi dan Jl Kahar Muzakir. Hingga pukul 23.00 WIB, situasi masih mencekam.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, petugas menutup Jl Kapten Mulyadi, tepatnya di perempatan Baturono. Kendaraan yang ke selatan dialihkan ke barat dan ke timur. ”Warga memilih untuk menjaga rumah masing-masing dan menyerahkan penanganannya kepada aparat kepolisian,” ujar Sunardiyono, warga lainnya.
Sekitar pukul 23.30 WIB, polisi berupaya mengevakuasi anggota laskar yang bertahan di mesjid. Sedikitnya tiga buah truk disiagakan di pintu gang. Namun, upaya evakuasi menemui kesulitan karena anggota laskar menolak. Akhirnya dilakukan negosiasi antara anggota laskar dengan polisi.
Sekitar 24.00 WIB, dua anggota laskar terlihat dibawa ke mobil petugas Nopol 72013-IX dengan kawalan ketat enam polisi. Salah seorang anggota laskar sempat mengadakan perlawanan dengan meronta-ronta sehingga harus dipegangi sekitar empat polisi.

Membantah
Hampir seluruh unsur pimpinan Poltabes Solo turun ke lapangan untuk melakukan negosiasi. Pjs Kapoltabes Solo, Kombes Pol Drs A Syukrani SH memimpin langsung proses evakuasi laskar yang berjalan lama karena mendapat perlawanan.
Sementara itu, ratusan warga setempat terlihat mengerumuni kawasan yang menjadi lokasi bentrok. Namun, mereka tidak berani mendekat dan memilih melihat dari kejauhan. Evakuasi berakhir Selasa (18/3) sekitar pukul 01.00 WIB.
Keterangan berbeda diungkapkan dari pihak laskar. Salah satu perwakilan laskar, Joko Aris menyatakan, bentrokan bermula saat sekitar 30 pemuda mendatangi Mesjid Muslimin untuk mencari salah satu jemaah. Para pemuda tersebut, menurut Joko, memang telah mengincar salah satu pemuda mesjid.
“Memang teman saya sudah diincar, mereka tidak terima karena dulu pernah di-sweeping. Kami juga bukan laskar, kami hanya jemaah mesjid yang mempertahankan diri karena diserang para pemuda mabuk,” ujarnya saat menghubungi .
Dikatakan dia, karena mendengar ada puluhan pemuda mendatangi mesjid, dirinya kemudian bersama sekitar 30 jemaah mesjid mengadang di tengah jalan.”Kami melawan dengan senjata seadanya, batu dan kayu. Sedangkan puluhan pemuda itu membawa senjata tajam.”

Saat wartawan muslimdaily.net lokasi kejadian konsentrasi masa sudah berangsur bubar, namun saat penggiringan laskar ke dalam truk polisi para laskar mendapatkan perlakuan kasar, seperti ditendan, dipukul, ditampar dan di maki-maki. Padahal saat negoisasi polisi mengatakan tidak akan di apa-apakan cuma dievakuasi ke Poltabes agar tidak ada konsentrasi massa lagi.

Sebenarnya para preman itulah yang menyerang ke lokasi masjid dan para laskar yang sebelumnya sudah dibubarkan agar kembali ke rumah mendadak di serang maka para laskar pun balik melawan dan mengakibatkan 2 korban di pihak preman. (zax/espos)
Iklan

Komentar»

1. RETORIKA - Maret 18, 2008

Laskar = Preman juga kan ? Bedanya mereka menjual nama agama.
Mereka digamparin polisi ? Wajar lah !

2. Hadid - Maret 19, 2008

Allahu Akbar…. PEdang terhunus bagi siapa saja yang menyerang dan melecehkan ISlam….

3. senno - Maret 25, 2008

tragedi berdarah kusumodilagan berawal peristiwa pesta miras saudaraku bila anda ingin tahu. Kipli itu adalah dedengkot preman/Gali ‘pembunuh bayaran berdarah dingin’ yang telah diblacklist aparat hukum. bila tak percaya coba anda adakan reportasi/wawancara warga sekitar kusumodilagan,joyosuran. saya kira tugas polisi semakin ringan dengan adanya kematian kipli cs. Adapun para tersangka yang telah menempuh jalan ini, saya pribadi acungi jempol.Berani dan punya nyali.

4. senno - Maret 25, 2008

Anda mungkin termakan opini media yang diputarbalikkan sedemikianrupa dengan pemberitaan yang tidak seimbang dengan faktanya.Satu lagi, Kipli itu dikenal oleh warga dan para geng sebagai orang yang kebal senjata tajam.
Anda pun mungkin keder bila sendirian atau sama keluarga anda mendapat teror dari dia.Gak percaya coba sekali-kali main ke daerah sana, tinggal sama mereka. Anda akan merasakan itu.

5. inokashira - September 6, 2008

yuupz, setuju ma mas senno,,
tentang kipli emang biadab tu orang,,,
saya juga pernah tinggal di joyosuran,,tepatnya di daerah tempen mas,,
,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
buat mas pondra (yang rumahnya sbelah selatan kali jenes), mas joko (masjid baiturrohman),, mas syaikhul,,pak abu huroiroh,,,dan ikhwan2 lainnya,,,,tetap semangat mas,,,dan teruslah berdoa selama proses persidangan,,,karena doa kalian doa orang yang teraniaya,,,
,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: