jump to navigation

Obor Olimpiade dinyalakan Maret 25, 2008

Posted by spanautama in KABAR UTAMA.
trackback

Obor Olimpiade dinyalakan

Demonstran beraksi di belakang utusan Cina yang berpidato
Seorang pengunjuk rasa beraksi ketika utusan Cina berpidato

Obor Olimpiade dinyalakan pada sebuah upacara yang berlangsung di Yunani di tengah penjagaan keamanan ketat.

Para demonstran sempat mengganggu upacara ketika utusan Cina berpidato, dan dia kemudian berusaha lari dari sekitar 1.000 polisi yang ditugaskan di Olimpia.

Para pegiat pro Tibet bersumpah akan menggelar unjuk rasa untuk menentang kekerasan di Tibet.

Obor akan dibawa melintasi 20 negara. Obor itu akan dibawa melintasi Gunung Everest dan masuk ke Tibet, sebelum sampai di Beijing pada pembukaan Olimpiade pada tanggal 8 Agustus.

Pengunjuk rasa dibubarkan

Di saat Liu Qi, kepala komite penyelenggara Olimpiade Beijing, berbicara sebelum obor dinyalakan, dua pria lari di belakangnya dan berusaha mengibarkan bendera yang memperlihatkan gelang pada logo Olimpiade yang terbentuk dari borgol.

 

 Obor Olimpiade adalah upaya untuk menyatukan umat manusia dan merupakan simbol dari keharmonisan
Jacques Rogge
Ketua IOC

Dia kemudian diamankan pergi oleh polisi dan Liu Qi melanjutkan pidatonya tanpa gangguan.

Para aktor yang mengenakan pakaian zaman Yunani kuno kemudian menyalakan obor dengan cara tradisional yaitu dengan menggunakan kaca untuk memantulkan sinar matahari.

Ada kekhawatiran cuaca mendung dan berangin kencang akan menyulitkan obor dinyalakan dengan cara sejak dulu digunakan.

Upacara, yang dilangsungkan di samping Kuil Dewi Hera, dimajukan satu jam dan sinar matahari menyelinap di antara kumpulan awan.

Ketua Komite Olimpiade Internasional (IOC) membela keputusan untuk menggelar pesta olahraga ini di Cina dengan mengatakan “tidak ada momentum” untuk memboikot.

“Para pemimpin politik tidak ingin memboikot,” kata Presiden IOC Jacques Rogge menjelang upacara hari Senin.

Sebelum acara dimulai, seorang pegiat Tibet mencegat Rogge di sebuah lobi hotel dan mengatakan semua media harus mendapat akses bebas di Cina, termasuk Tibet, selama penyelenggaraan Olimpiade.

‘Upaya perubahan’

Dalam pidatonya pada upacara penyalaan api, Rogge mengatakan perjalanan obor Olimpiade dan pesta olahraga itu harus dilangsungkan dalam lingkungan damai.

Para aktor mengenakan pakaian Yunani kuno
Upacara itu dihadiri ribuan pejabat dan wartawan

“Obor ini adalah hal yang mengaitkan semua atlit dan warga di dunia ini; menghubungkan kita semua orang meyakini semangat Olimpiade dan kemuliaan olahraga. Obor Olimpiade adalah upaya untuk menyatukan umat manusia dan merupakan simbol dari keharmonisan.”

Sebelumnya dia mengatakan menggelar Olimpiade di Beijing akan memberi kesempatan bagi dunia untuk menyoroti Cina dan bisa mendorong perubahan.

Protes anti Cina dimulai di kota utama Tibet, Lhasa, pada tangal 10 Maret dan unjuk rasa meningkat. Kekerasan di Lhasa terjadi selama setidaknya dua hari dan juga pecah aksi protes dengan kekerasan di sejumlah provinsi yang berbatasan dengan Tibet.

Cina mengatakan 19 orang tewas di tangan para pengunjuk rasa dan menuduh pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama, memicu kekerasan.

Pemerintah Tibet di pengasingan mengatakan setidaknya 99 orang terbunuh akibat tindakan represif aparat keamanan Cina dan membantah mereka mengorganisir unjuk rasa tersebut.

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: