jump to navigation

Konflik merembet keluar Basra Maret 26, 2008

Posted by spanautama in KABAR UTAMA.
trackback

Konflik merembet keluar Basra

PM Irak Nouri Maliki (kiri) mengawasi langsung operasi militer
PM Irak Nouri Maliki (kiri) mengawasi langsung operasi militer

Pertempuran antara pasukan keamanan Irak dan militan Syiah di Basra memasuki hari kedua, dan merembet ke kawasan lain warga Syiah, termasuk Sadr City di Baghdad.

Perdana Menteri Irak Nuri Al Maliki telah memberikan batas waktu 72 jam bagi para milisi Shia di kota Basra untuk menyerahkan senjata.

Sedikitnya 30 orang tewas sejak PM Irak Nouri Maliki bersumpah untuk “menegakkan kembali hukum” saat berkunjung ke Basra, yang merupakan kota kaya minyak.

Kerusuhan di Basra disulut oleh berbagai kelompok kriminal dan milisi.

Namun, niat tersirat pemerintah Irak adalah mencegah kota itu masuk ke pengaruh milisi Syiah Tentara Mehdi, kata seorang analis BBC.

Pemimpin milisi tersebut, ulama muda berhaluan radikal Moqtada Sadr, menyeru para pengikutnya agar memulai aksi pembangkangan sipil di seluruh Irak.

Tiga brigade AD Irak dikirimkan dari Baghdad ke Basra dan sekitar 15.000 tentara dilibatkan dalam operasi militer ini.

Sebagian pertempuran paling sengit dalam operasi bersandi Saulat al-Fursan (Serbuan Para Ksatria) ini dikonsentrasikan ke kubu-kubu pertahanan Tentara Mehdi.

Larangan keluar rumah diberlakukan polisi di Basra, Kut, Samawa, Nasiriyah, Hilla dan Diwaniyah.

‘Perlawanan sengit’

Kepulan asap membubung dari berbagai tempat di Basra dan pesawat koalisi berseliweran di angkasa pada hari Selasa.

Peta lokasi Basra
 

Aparat keamanan menghalau wartawan tempat-tempat pertempuran sengit tampaknya tengah berlangsung dan para wartawan mengatakan hingga malam tiba tidak jelas siapa yang lebih kuat dalam bentrokan bersenjata.

Kolonel Karim al-Zaidi, jurubicara militer, yang dikutip kantor berita The Associated Press, mengatakan, pasukan keamanan menghadapai perlawanan sengit dari anggota bersenjata Tentara Mehdi di pusat kota.

Gambar-gambar dari Reuters Television memperlihatkan, orang-orang bersenjata menembakan mortir di jalan, sedangkan yang lain, lapor kantor berita tadi, berkeliling dengan kendaraan militer dan polisi Irak yang mereka rebut.

Di Baghdad, roket menimpa Zona Hijau, tapi tidak ada laporan soal korban yang jatuh.

Pasukan AS dan Irak memblokade Sadr City di Baghdad, sementara pertempuran merebak di dalam kawasan tersebut.

Operasi militer di Basra dipimpin langsung oleh Maliki, dan hal ini dipuji oleh Washington.

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: