jump to navigation

Lagi 4 Tentara AS Tewas Maret 26, 2008

Posted by spanautama in KABAR UTAMA.
trackback
Lagi 4 Tentara AS Tewas, Serdadu AS yang Tewas di Iraq melampaui 4000 Orang


Toronto Star: Bush, Presiden Terburuk AS Sepanjang Sejarah

imagePada hari Senin kemarin (24/3) militer AS mengumumkan bahwa sebuah bom telah membunuh 4 tentara mereka di selatan Bagdad, sehingga jumlah total tentara Amerika yang tewas dalam perang Iraq sejak 2003 menjadi 4000. Dalam pernyataan itu juga disebutkan bahwa seorang tentara Amerika juga ikut terluka dalam peristiwa itu. Disebutkan juga, bahwa mereka terbunuh sekitar jam 10 malam waktu setempat, di saat mereka melakukan patroli rutin di selatan Bagdad . Setelah 5 tahun perang Iraq , khususnya saat pertama kali tank Amerika memasuki negeri itu, tepatnya pada tanggal 20 Maret 2003, hingga kini, jumlah korban jiwa dari tentara koalisi adalah 4308. Tentara Amerika yang tewas mencapai angka 4000, 175 tentara Inggris dan 133 dari sekutu Amerika yang lain.

40% korban tewas disebabkan ranjau saat mereka melakukan patroli. Dan tahun 2007 adalah tahun yang paling “berdarah” bagi tentara AS, dimana 901 tentaranya terbunuh saat itu.

Akan tetapi Impartiality and Accuracy Media, sebuah organisasi yang berpusat di New York , meragukan jumlah itu. Karena jumlah itu belum mencakup perusahaan security dan tentara bayaran, yang juga dihitung sebagai bagian dari pasukan Amerika.

Menurut mereka, jumlah tentara bayaran sendiri hampir menyamai jumlah tentara reguler, yaitu lebih dari 150 ribu tentara. Dan jumlah mereka yang tewas sebanyak 1123 tentara. Sehingga, jumalah korban tidak hanya 4000, akan tetapi 5123.

Dan angka ini belum termasuk mereka yang tugas di Iraq , dalam rangka mendapatkan kewarganegaraan Amerika. [Al Arabiya/thoriq/www.hidayatullah.com]


DOWN USA

Serdadu AS yang Tewas di Iraq Diakui 4000 Orang


Bush, Presiden Terburuk AS Sepanjang Sejarah

Jumlah serdadu Amerika yang tewas di Iraq telah melampaui empat ribu orang menyusul serangan bom terhadap patroli di selatan Bhagdad Ahad lalu yang menewaskan empat tentara Amerika.

Pengakuan ini disampaikan jurubicara Gedung Putih baru-baru ini. Presiden George Bush mengaku sangat sedih atas kematian ribuan tentara itu. Beberapa hari lalu, Bush masih dengan optimis mengatakan bahwa Amerika Serikat semakin dekat dari kemenangan dalam perang di Iraq yang dimulai lima tahun lalu.

Ahad lalu, puluhan orang tewas akibat serangan roket dan berbagai serangan lainnya. Tentara Amerika juga dikabarkan membunuh 12 orang yang dicurigai melakukan persiapan serangan bunuh diri.

Namun sumber-sumber lain mengatakan, jumlah sesungguhnya pasukan AS yang tewas jauh di atas angka itu. [bbc/www.hidayatullah.com]

Star: Bush, Presiden Terburuk AS Sepanjang Sejarah 

imageKoran Toronto Star, Ahad, 23 Meret 2008 menulis, pemilihan Bush sebagai presiden AS adalah bencana bagi warga negara ini. Seperti dilaporkan Kantor Berita Fars mengutip Koran Star, pasca lima tahun invasi ke Iraq dan tiga tahun musibah Angin Topan Katrina di negara bagian New Orleans serta tujuh bulan krisis ekonomi AS, Bush kehilangan popularitasnya di mata warga AS.

Koran ini mengklaim, jika kinerja Bush di Iraq dan Afghanistan positif maka Ia akan menjadi presiden AS yang paling sukses sepanjang sejarah.

Pemerintah Bush tidak melakukan tindakan berarti guna meringankan penderitaan warga yang tertimpa musibah angin topan Katrina tiga tahun lalu.

Ancaman Dunia
Mei tahun 2007 lalu, polling yang dilansir oleh harian The Guardian, menunjukkan, mayoritas responden di Inggris, Kanada, Meksiko dan sejumlah negara Amerika latin, yakin bahwa politik luar negeri AS yang dikendalikan Bush sangat berperan terhadap semakin berkurangnya keamanan dunia sejak 2001.

Sebanyak 75% responden dari Inggris menyebut Bush sebagai ancaman paling serius terhadap keamanan dunia. Sementara Usamah bin Laden berada di atas Bush yang juga dianggap sebagai ancaman serius di dunia, oleh 87% responden. Hanya 69% responden saja yang menganggap Presiden Korea Utara Kim Jong sebagai ancaman perdamaian. 65% responden juga menganggap Hasan Nashrullah pimpinan Hizbullah Libanon, sebagai ancaman perdamaian dunia, disusul oleh Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad oleh 62% responden.

Polling yang juga melibatkan media massa Israel Haaretz, media massa Kanada Toronto Star dan media massa Meksiko Roverma ini menyebutkan 89% orang Meksiko merasakan bahwa perang untuk menaklukkan mendiang penguasa Iraq Saddam Husein itu tidak beralasan. Sementara sebanyak 73% reponden asal Kanada dan 71% responden asal Inggris menyatakan hal yang sama. Dan Israel adalah satu-satunya responden yang mendukung Bush melancarkan operasi militer di Iraq. Ada 57% responden Israel yang mendukung perang AS di Iraq, sementara 34% lainnya menolak.

Polling yang digelar sejak 27-30 Oktober itu melibatkan 1.010 responden di Inggris, 1.078 responden di Israel, 1.007 di Kanada, dan 1.010 di Meksiko. [irb/hid/www.hidayatullah.com]

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: