jump to navigation

Sarkozy bertemu PM Inggris Maret 28, 2008

Posted by spanautama in KABAR UTAMA.
trackback

Sarah Brown, Nicolas Sarkozy, Carla Bruni dan Gordon Brown
PM Inggris dan istrinya menyambut Sarkozy dan istri di Downing Street

Presiden Perancis Nicolas Sarkozy dan Perdana Menteri Inggris Gordon Brown mengadakan pertemuan bilateral di stadiun sepakbola Arsenal di London Utara.

Agenda pembicaraan termasuk masalah tenaga nuklir, Afghanistan dan krisis keuangan global.

Mereka juga sepakat untuk mengambil langkah-langkah bersama untuk mengatasi imigrasi gelap – tetapi Presiden Sarkozy menginginkan kebijakan yang berlaku luas di Uni Eropa.

Sebelumnya, Presiden Sarkozy dan istrinya, Carla Bruni, disambut di kediaman resmi perdana menteri di Downing Street oleh PM Gordon Brown dan istrinya, Sarah.

Sarkozy dan Brown juga bertemu dengan manajer Arsenal, Arsene Wenger, di Stadiun Emirates di London Utara. Mereka disambut oleh tim yunior Arsenal.

Presiden Perancis itu akan menggunakan penerjemah dalam pembicaraannya dengan Gordon Brown, yang tidak bisa berbahasa Perancis.

Ini adalah lawatan kenegaraan pertama seorang presiden Perancis dalam 12 tahun – tetapi sebagian besar berita di koran-koran Inggris menyoroti istri Sarkozy, Carla Bruni.

Supermodel yang juga berkarir sebagai penyanyi itu menjadi pusat perhatian pada jamuan kenegaraan di Istana Windsor pada Rabu malam, yang juga dihadiri oleh keluarga Kerajaan Inggris dan para tamu penting lainnya.

‘Dinamika Inggris’

Sewaktu berbicara di depan parlemen pada hari Rabu, Presiden Sarkozy mengatakan Perancis dan Inggris “belum pernah sedekat sekarang ini”.

Sarkozy mendesak kedua negara itu “menyelesaikan persaingan lama dan membangun masa depan yang lebih kuat karena kedua negara akan bekerja sama”.

 

 Dua negara demokratis, dua negara merdeka, dua negara hukum, dua negara yang memiliki solidaritas
Presiden Nicolas Sarkozy tentang hubungan Inggris-Perancis

Dia mengajak Inggris untuk bekerja sama dalam masalah energi, imigrasi, keamanan dan pertahanan.

Presiden Perancis itu juga mengatakan “dinamika Inggris” dibutuhkan lebih besar untuk merombak Uni Eropa, dengan mengisyaratkan bahwa Perancis kemungkinan akan mempertimbangkan untuk mengubah Kebijakan Pertanian Bersama.

Sarkozy menambahkan bahwa dia akan mengusulkan untuk meningkatkan komitmen negaranya di Afghanistan pada pertemuan puncak NATO di Bucharest pekan depan.

‘Hormat tetapi bersaing’

Pada hari Rabu, Presiden Sarkozy dan istri menghadiri jamuan makan di Istana Windsor bersama dengan Keluarga Kerajaan Inggris dan para tamu penting lainnya.

Ratu Elizabeth II mengatakan Inggris dan Perancis memiliki “hubungan saling hormat tetapi bersaing”.

Sarkozy menjawab bahwa “persaingan yang bersahabat” menjamin “kemajuan rakyat kedua negara kita”.

Inggris dan Perancis adalah “dua negara demokratis, dua negara merdeka, dua negara hukum, dua negara yang memiliki solidaritas,” tambahnya.

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: