jump to navigation

Menggali Potensi Menebar Prestasi April 2, 2008

Posted by spanautama in TENTANG.
trackback

Menggali Potensi Menebar Prestasi

 

LP2U

 

 

 

MANAJEMEN KEPANITIAAN

 

 

I. SASARAN

·        Dapat menjelaskan pentingnya membentuk tim, bukan kelompok, dalam rangka mengefektifkan kepanitiaan.

·        Belajar bagaimana mengembangkan tim dalam suatu kepanitiaan.

 

II. KEPANITIAN ADALAH TIM, BUKAN KELOMPOK

Perbandingan antara kelompok dan tim diperlihatkan dibawah ini, beri tanda  þ pada karakteristik yang menggambarkan organisasi dimana anda sekarang menjadi bagian darinya.

 

Kelompok

Tim

q     Para anggota beranggapan bahwa mereka dikelompokkan bersama karena alasan administrasi belaka.            

q     Para anggota beranggapan bahwa mereka dikelompokkan bersama karena alasan kemampuan masing-masing.

q     Individu bekerja sendiri-sendiri, kadang dengan tujuan yang bersilangan satu sama lain.

q     Induvidu mengenali kesalingketergan- tungan mereka dan mengerti baik tujuan pribadi maupun tim paling baik dicapai dengan dukungan bersama.

q     Para anggota cenderung berfokus pada diri sendiri karena mereka tidak terlibat secara memadai dalam perencanaan sasaran kegiatan.

q     Para anggota berfokus pada kepentingan bersama karena mereka merasa terlibat secara memadai dalam perencanaan sasaran kegiatan (memiliki sense of ownership).

q     Para anggota diberitahu apa yang harus dikerjakan ketimbang ditanyai usulan apa yang mungkin terbaik. Saran tidak diharapkan

q     Para anggota bekerja dalam iklim saling percaya dan didorong untuk secara terbuka mengekspresikan gagasan, opini, ketidaksepakatan, dan perasaan. Saran dan pertanyaan disambut baik.

q     Konflik atau perbedaan pendapat dianggap memecah belah atau tidak mendukung.

q     Konflik atau perbedaan pendapat dianggap sebagai aspek normal dari interaksi manusia, tetapi mereka memandang situasi seperti ini sebagai peluang untuk gagasan baru dan kreativitas. Mereka bekerja untuk memecahkan konflik dengan cepat dan konstruktif

q     Para anggota begitu berhati-hati berkomunikasi sehingga pengertian yang riil tidak dimungkinkan. Permainan mungkin terjadi dan perangkap komunikasi dipasang untuk menangkap yang lengah.

q     Para anggota mempraktekkan komunikasi yang terbuka dan jujur. Mereka berusaha mengerti sudut padang satu sama lain.

q     Para anggota kurang berpartisipasi dalam keputusan yang mempengaruhi tim.

q     Para anggota berpartisipasi dalam keputusan yang mempengaruhi tim, tetapi mengerti bahwa pemimpin mereka harus membuat peraturan akhir setiap kali tim tidak dapat memutuskan, atau keadaan darurat muncul.

 

A. Keuntungan Yang Diperoleh Dari Pengembangan Tim

1.        Tujuan menjadi realistis dan dapat dicapai, karena masing-masing anggota menyumbang untuk memberikan sarannya dan bertanggung jawab untuk melaksanakan tugasnya.

2.        Pemimpin dan anggota mengerti prioritas satu sama lain dan saling membantu ketika kesulitan timbul.

3.        Komunikasi menjadi terbuka. Kreativitas dan kesungguh-sungguhan kerja menjadi meningkat.

4.        Umpan balik prestasi menjadi lebih bermakna karena anggota tim mengerti apa yang diharapkan dan dapat memonitor prestasi mereka berdasarkan harapan.

 

B. Sikap Orang Yang Dapat Bekerja Dalam Tim

Sikap berikut ini menyokong pengembangan tim. Skala ini akan membantu anda mengindentifikasi kekuatan anda, menentukan bidang yang perlu ditingkatkan. Lingkari angka yang mencerminkan dengan baik posisi anda di dalam skala. Semakin tinggi angkanya semakin karakteristik tersebut menggambarkan diri anda. Bila anda sudah selesai, jumlahkan angka yang dilingkari di dalam ruang yang disediakan.

 

1. Sewaktu menyeleksi anggota, saya memilih orang yang dapat memenuhi        5  4  3   2  1

    persyaratan kerja dan bekerja baik dengan orang lain.

 

2. Saya memberi anggota saya rasa memiliki dengan melibatkan mereka                     5  4  3   2 1

   dalam menetapkan tujuan, pemecahan masalah dan kegiatan peningkatan                               

   produktivitas.

 

3. Saya berusaha memberikan semangat tim dengan mendorong orang bekerja    5  4  3  2  1

    bersama dan menyokong satu sama lain pada kegiatan yang berhubungan.

 

4. Saya berbicara secara terbuka dan jujur dan mendorong  jenis  komunikasi     5  4  3   2  1

    yang sama sebagai balasannya.

 

5. Saya mempertahankan kesepakatan dengan anggota saya karena                          5  4  3  2  1

    kepercayaan mereka adalah esensial bagi kepemimpinan saya.

 

6. Saya membantu anggota tim untuk saling mengenal, sehingga mereka              5  4  3  2  1    

    belajar mempercayai, menaruh respek dan menghargai bakat dan

    kemampuan individu.

 

7. Saya memastikan anggota untuk berlatih yang diperlukan untuk                     5  4  3  2  1

    menjalankan pekerjaan mereka dan mengetahui bagaimana pelatihan itu 

    dapat diterapkan.

 

8. Saya mengerti bahwa konflik di dalam kelompok adalah normal, tetapi             5  4  3  2  1

    berusahalah untuk memecahkannya dengan cepat dan adil sebelum konflik

    dapat menjadi merusak.

 

9. Saya percaya orang akan bekerja sebagai tim bila mereka mengetahui               5  4  3  2  1

    apa yang diharapkan, dan keuntungan apa yang bisa diperoleh.

 

10. Saya bersedia mengganti anggota yang tidak dapat atau tidak mau                  5  4  3  2  1

      memenuhi  standar yang wajar sesudah dicoba lebih dahulu.

                                                                        Jumlah Keseluruhan    ____________________

 

Skor antara 50 dan 40 menunjukkan sikap positif terhadap orang dan jenis sikap yang diperlukan untuk membangun  dan mempertahankan  suatu tim yang kuat. Skor antara 30 dan 20  dapat diterima dan dengan upaya yang sangat bijaksana, pengembangan tim seharusnya mungkin bagi anda. Bila skor anda dibawah 20, anda perlu memeriksa dengan cermat sikap anda dan merubahnya untuk dapat bekerja dalam tim.

 

III. TAHAP I : MEMAHAMI DAN MEMPRAKTEKKAN POAC (Planning, Organization, Actuating, Controlling)

 

A. Tim Memiliki Perencanaan

Panitia berbentuk tim perlu mengetahui mengapa mereka perlu dibentuk, apa yang akan mereka capai dan bagaimana mencapainya.

Perencanaan adalah pemikiran yang mendahului kerja. Bila perencanaan tidak dikerjakan, waktu dan tenaga akan menjadi boros. Perencanaan efektif mencakup unsur-unsur berikut ini:

1.      Menterjemahkan tujuan menjadi sasaran-sasaran yang mudah diukur.

2.      Memperhatikan kebutuhan anggota tim menjadi tujuan dan sasaran tim.

3.      Merumuskan rencana pelaksanaan dengan membuat alternatifnya.

4.      Mengidentifikasi sumber daya yang diperlukan untuk mencapai tujuan (orang, waktu, uang, tempat, dan fasilitas) dan menjamin bahwa sumber daya itu tersedia.

5.      Menetapkan waktu pencapaian target.

6.      Menetapkan  standar prestasi dan bagaimana hasil akan diukur.

 

B. Tim Memiliki Pengorganisasian

Segera sesudah perencanaan berlangsung, organisasi menjadi penting. Sumber daya(orang, dana, bahan/fasilitas, dan lain-lain) harus dikoordinasikan secara efektif untuk mencapai tujuan tim.

 

Beberapa aspek kunci pengorganisasian yang efektif tercantum di bawah ini. Beri tanda þ untuk kecakapan Anda pada masing-masing pernyataan.

 

                                                                    Dikerjakan dengan Baik            Harus Ditingkatkan

 

1. Saya dapat membagi kerja menjadi tugas-                 p                                             p 

    tugas dan pengelompokkan yang logis.                     

 

2. Saya mengetahui bagaimana mengamankan               p                                             p

    sumber daya yang diperlukan untuk

    mencapai tujuan                                                                                                       

    

3. Saya senang memberikan tugas, sumber                    p                                             p

    daya dan tanggung jawab kepada para anggota   

    tim berdasarkan fungsi dan keterampilan

 

4. Saya membiasakan untuk mendisain sistem    p                                             p

    informasi dan jaringan komunikasi ke atas,

    ke bawah, dan melintang di antara para anggota

    tim.

 

 

 

 

Salah satu bagian pengorganisasian adalah pendelegasian. Syarat pendelegasian yang efektif adalah

1. Deskripsikan tugas dan wewenang dengan jelas.

2. Buat standar prestasi dan jadwal penyelesaian tugas.

3. Katakan kepada orang lain siapa yang bertanggung jawab.

 

 

C. Tim Memiliki Motivasi

Orang bekerja dalam kepanitiaan karena berbagai alasan, Yang penting bagi satu orang mungkin tidak berarti bagi orang lain. Motivasi bersifat pribadi dan pemimpin harus mengenali anggota untuk mengetahui apa yang memotivasi mereka. Ada orang yang bekerja guna karena ikhlas, ingin populer, memenuhi kebutuhan finansial, dan lain-lain.

Ketua panitia harus peka untuk mengenali kebutuhan anggotanya, dan mendesain cara-cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut sambil mencapai tujuan kepanitiaan. Tidak ada satu teknik pun yang manjur untuk semua orang. Namun, ketika unsur-unsur berikut ini digabung, baik keberhasilan individual maupun tim dimungkinkan. Beri tanda  þ pada kemahiran anda di bawah ini.

 

 

Saya mahir dalam :                                    Dikerjakan dengan Baik                 Harus Ditingkatkan

 

1. Memastikan bahwa setiap anggota                p                                  p

    mengetahui apa yang diharapkan dan

    bagaimana prestasi akan di ukur.

 

2. Mengenali anggota sebagai individu               p                                  p

    dengan mengetahui kebutuhan mereka

 

3. Memberikan pelatihan dan bantuan               p                                 p

    yang diperlukan bagi setiap anggota

    untuk mencapai sasaran yang sudah

    ditetapkan bersama.

 

4. Memberikan sumber daya yang            p

    diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan.

 

5. Membimbing dan mendorong pertumbuhan   p                                             p

    pribadi anggota.

 

6. Mengenali dan mengganjar  prestasi yang                  p                                             p                    

    baik dan mengoreksi, atau menghapus

    prestasi yang buruk ketika terjadi.

 

 

D. Tim Memiliki Pengendalian

 Segera sesudah suatu kepanitiaan dimulai, suatu sistem pengendalian diperlukan untuk memastikan bahwa semua yang dikerjakan akan sesuai rencana, dan sasaran akhirnya akan tercapai, Pengendalian harus ditegakkan selama proses perencanaan dan dibuat sesederhana mungkin.

Segera setelah sistem pengendali dipasang, pemimpin dan tim dapat membandingkan apa yang tengah terjadi dengan apa yang diharapkan. Berdasarkan hasil yang terus menerus, mungkin perlu untuk merevisi sasaran, memodifikasi rencana, mengorganisasi ulang, mengambil beberapa langkah motivasional tambahan, atau tindakan lain yang sesuai.  Beberapa aspek penting dari pengendalian didaftar dibawah ini. Tunjukkan kemahiran anda dalam masing-masing aspek dengan memberi tanda  þ pada kotak yang sesuai.

 

Saya biasanya :                                              Dikerjakan dengan Baik       Harus Ditingkatkan

 

1. Menetapkan unsur pengendalian                                p           p

    sebagai bagian dari rencana panitia

 

2. Menyusun jadwal waktu dan titik                              p           p

    pengecekan untuk mengukur

    kemajuan.

 

3. Mendorong umpan balik dari para                             p           p

    anggota tim sepanjang kepanitiaan.

 

4. Mengevaluasi masalah atau                           p           p

    penyimpangan dari rencana dan

    kemudian menyusun suatu rencana

    tindakan baru yang tepat pada

    waktunya dan sesuai.

 

5. Menyesuaikan sasaran, rencana,                               p           p

    sumber daya dan faktor

    motivasional sebagaimana

    diperlukan untuk memenuhi tujuan

    kepanitiaan.

 

6. Mengkomunikasikan perkembangan              p           p

    dan perubahan rencana kepada

    mereka yang perlu mengetahui.

 

 

IV. TAHAP II : MENSELEKSI  ORANG-ORANG YANG MEMENUHI SYARAT

 

Sumber daya manusia adalah bagian paling kritis dari keberhasilan setiap kepanitiaan. Orang yang ahli membantu menjamin produktivitas dan kemampuan pencapaian tujuan. Anda benar-benar tidak dapat bertahan tanpa orang yang cakap. Sebagai ketua panitia, orang-orang ini mutlak perlu terlibat bersama.

 

Beberapa unsur kritis dalam seleksi dan penempatan anggota panitia berbentuk tim didaftar dibawah ini. Tunjukkan seberapa baik anda melaksanakannya dengan dengan memberi tanda  þ  pada kotak yang sesuai.

 

                                                                    Dikerjakan dengan Baik                 Harus Ditingkatkan

    

1. Saya menganalisis syarat pekerjaan               p           p        

    secara tuntas sebelum memulai         

    proses seleksi.

 

2. Saya selalu menyelidik untuk mengetahui                   p       p        

   bukti objektif  dari keterampilan calon anggota;

   pengetahuan; keberhasilan dan kegagalan

   di masa lalu; keterandalan; dan sikap

   terhadap kerja.

 

3. Saya mendeskripsikan gagasan saya mengenai                     p    p        

    kerja tim kepada calon anggota dan meminta

    mereka menilai bagaimana mereka akan bekerja

    dalam kondisi tim.

 

4. Saya memastikan bahwa setiap calon anggota                       p    p

    mengerti syarat pekerjaan dan standar prestasi

    yang diharapkan

 

 

5. Saya mengevaluasi fakta dengan cermat dan              p       p        

    menghindari membuat kesimpulan yang

    prematur atau meniru-niru sewaktu mengambil

    keputusan seleksi.

 

6. Orang yang saya pekerjakan ditempatkan dalam                   p    p

    posisi dimana ada potensi untuk keberhasilan.

 

 

 

V. TAHAP III : KERJA SAMA SEBAGAI SUMBER KEKUATAN TIM

 

Unsur-unsur penting terjalinnya kerja sama dalam tim :

1. Komunikasi yang terbuka.

2. Konflik dipecahkan dengan sikap yang positif.

3. Dukungan dan kepercayaan timbal balik telah tercapai.

 

 

a. Memudahkan Komunikasi Yang Terbuka

 

Pemimpin tim dapat memudahkan komunikasi dengan berespons terhadap kebutuhan organisasi akan informasi. Lengkapi masing-masing pernyataan berikut ini dengan melingkari pilihan yang menurut Anda paling sesuai.

 

1. Pesan paling mudah dimengerti bila :

    a. anda menggunakan penguasaan anda yang lengkap dalam bahasa.

    b. dikirim dalam istilah yang dimengerti oleh penerima.

 

2.Informasi yang kompleks lebih mudah dimengerti bila anda :

    a. meningkatkan kejelasan dengan menggunakan contoh yang spesifik dan analogi.

    b. memberitahu si pendengar untuk memperhatikan dengan cermat.

 

3. Konsep-konsep kunci diingat lebih baik bila anda :

    a. menggunakan pengulangan untuk mengukuhkannya.

    b. mengekspresikan diri anda dengan jelas.

 

4. Pengirim dapat mengecek pengertian si penerima dengan :

    a. menanyakan apakah ia mengerti.

    b. meminta si penerima untuk melaporkan apa yang ia dengar.

 

5. Mendengarkan akan lebih efektif bila anda :

    a. berkonsentrasi pada pengirim dan apa yang dikatakannya.

    b. mengantisipasi apa yang akan dikatakan oleh pembicara.

 

6. Pengertian akan lebih mudah bila anda :

    a. menunda penilaian hingga pengirim menyelesaikan pesannya,

    b. mengasumsikan bahwa anda mengetahui posisi si pengirim dan menilai sesuai dengan

        posisinya.

 

7. Pengertian dapat ditingkatkan oleh si pendengar  dengan :

    a. memparafrasekan secara berkala pesan tersebut kembali kepada si pengirim.

    b. menginterupsi untuk mengekspresikan perasaan dan emosi.

 

8. Pendengar yang baik :

    a. menyiapkan respons mereka ketika si pengirim berhenti bicara.

    b. mengajukan pertanyaan bila mereka tidak mengerti.

 

9. Pengirim dan penerima pesan sama-sama meningkat bila :

     a. kedua pihak mempertahankan kontak mata yang baik.

     b. kedua pihak bersikap defensif dan saling menantang.

 

Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam rapat :

 

1.      Buat agenda rapat dan umumkan pada anggota rapat jauh-jauh hari agar mereka dapat mempersiapkannya.

2.      Pilih lokasi rapat di tempat yang tenang, bersih, sirkulasi udara baik, penerangan cukup, dan lapang.

3.      Siapkan segala fasilitas yang diperlukan untuk kelancaran rapat (buku catatan, papan tulis, komputer, alat tulis, dan lain-lain).

4.      Selalu membuat notulen rapat yang dibagikan kepada anggota rapat setelah selesai rapat.

5.      Atur tempat duduk agar semua anggota rapat dapat saling melihat.

6.      Atur waktu rapat agar tepat waktu dan jangan terlalu lama (antara 2 s.d. 4 jam).

7.      Bacakan hasil-hasil rapat sebelum rapat ditutup.

8.      Sediakan penganan secukupnya.

9.      Tutup dengan do’a agar keputusan rapat dapat berjalan dengan baik.

 

 

B. Konflik Dipecahkan Dengan Sikap Positif

 

Beberapa sebab terjadinya konflik :

1. Perbedaan dalam kebutuhan, sasaran dan nilai.

2. perbedaan dalam mempersipsikan motif, kata, tindakan dan situasi.

3. Harapan yang berbeda akan hasil (menguntungkan atau tidak menguntungkan).

4. Ketidak sediaan untuk menuntaskan masalah, bekerja sama, atau berkompromi.

 

 

 

Terdapat 5 gaya pemecahan konflik. Beri tanda þ pada gaya konflik yang paling mungkin Anda gunakan.

 

   GAYA                      PERILAKU KARAKTERISTIK          ALASAN  PEMAKAIAN

 

Penghindaran                Nonkonfrontasi, mengabaikan atau        Perbedaan terlalu kecil atau

p                                 melewatkan masalah, menyangkal         terlalu besar untuk dipecahkan.

                                    masalah                                                Upaya pemecahan dapat merusak

                                                                                                hubungan atau menimbulkan

                                                                                                masalah bahkan lebih besar.

 

Penyesuaian                  Perilaku non asertif dan             Tidak sepadan menanggung 

p                                 menyenangkan, Koperatif bahkan         resiko kerusakan dalam

                                    dengan mengorbankan tujuan    hubungan atau

                                    pribadi                                                  ketidakharmonisan umum.

 

Menang/kalah               Konfrontasi, asertif dan agresif. Yang terkuat yang menang.

p                                 Harus menang dengan jalan                   Harus membuktikan superioritas

                                    apapun.                                                Yang paling etis atau benar

                                                                                                secara profesional.

 

Kompromi                    Penting semua pihak mencapai  Tidak ada satu orang atau satu

p                                 tujuan dasar dan mempertahankan         gagasan yang sempurna. Ada

                                    hubungan yang baik. Agresif tetapi        lebih dari satu cara yang baik

                                    koperatif.                                              untuk mengerjakan sesuatu.

                                                                                                Anda harus memberi untuk

                                                                                                menerima.

 

Pemecahan masalah      Kebutuhan kedua pihak adalah sah.      Bila pihak-pihak mau secara

p                                 dan penting. Respek yang tinggi             terbuka membicarakan masalah,

                                    kepada dukungan timbal balik.  pemecahan yang menghasilkan

                                    Asertif dan koperatif.                            keuntungan bersama dapat

                                                                                                ditemukan tanpa setiap orang

                                                                                                membuat konsesi yang besar.

 

C.  Mengembangkan Saling Kepercayaan Dalam Tim

 

Beberapa unsur yang penting untuk menumbuhkan kepercayaan tim ada dalam daftar di bawah ini.  Beri tanda  þ  pada kondisi yang sudah ada didalam tim Anda.

 

q     Pemimpin memiliki tujuan yang diberikan secara jelas dan konsisten yang mengandung masukan dari anggota.

q     Anggota harus mempersepsikan pemimpin mereka sebagai orang yang terbuka. adil, jujur dan bersedia mendengarkan.

q     Pemimpin harus tegas dan mempertahankan keputusan tim walau dalam situasi yang sulit.

q     Pemimpin harus pula siap memberikan penghargaan kepada anggota, bila penghargaan itu memang pantas diberikan.

q     Kepercayaan mensyaratkan adanya komunikasi yang terbuka dan jujur serta menghargai opini anggota tim yang lain.

q     Anggota harus memiliki kepercayaan bahwa pemimpin mereka akan mendukung mereka, bahkan dalam masalah rumit, dan mengambil tanggung jawab untuk tindakan tim.

Lampiran 1

 

URAIAN TUGAS

PANITIA PELATIHAN “KIAT MENGELOLA KEPANITIAAN”

L P 2 U

 

1. Ketua :

a. Mengkoordinir keseluruhan pelaksanaan pelatihan.

b. Berhak membuat berbagai kebijakan yang tidak bertentangan dengan misi dan tujuan LP2U.

c. Bertanggung jawab kepada Kepala Divisi Pelatihan/Seminar LP2U dengan membuat laporan pertanggungjawaban.

 

2. Wakil Ketua :

a. Membantu ketua dalam melaksanakan tugasnya.

b. Mengawasi mekanisme kerja setiap seksi-seksi dalam kepanitiaan.

c. Bertindak mewakili ketua, jika ketua behalangan hadir dalam rapat atau acara-acara lain yang berhubungan dengan kepanitiaan.

d. Bertanggung jawab kepada ketua panitia dengan membuat laporan pertanggungjawaban.

 

3. Sekretaris :

a. Bertindak sebagai notulen rapat dalam rapat panitia.

b. Mencatat dan mengarsipkan seluruh dokumen penting dan formulir-formulir kepanitiaan.

c. Mencatat dan mengarsipkan surat masuk dan keluar.

d. Membuat proposal kegiatan.

e. Membuat berbagai formulir/surat/dokumen yang berhubungan dengan kepanitiaan.

f. Bertanggung jawab kepada ketua panitia dengan membuat laporan pertanggungjawaban.

 

4. Bendahara :

a. Mencatat, menyimpan, membukukan, dan mengeluarkan keuangan kepanitiaan.

b. Mengontrol pembayaran biaya peserta pelatihan melalui petugas piket pendaftaran yang ditunjuk.

d. Bertanggung jawab kepada ketua panitia dengan membuat laporan pertanggungjawaban.

 

5. Seksi Pendaftaran :

a. Menerima dan mencatat calon peserta sesuai dengan prosedur pendaftaran peserta yang berlaku.

b. Bertindak sebagai humas dan informasi pelayanan masyarakat.

c. Mengkoordinir dan mengontrol kelancaran piket pendaftaran yang telah ditetapkan.

d. Bertanggung jawab kepada ketua panitia dengan membuat laporan pertanggungjawaban secara berkala.

 

6. Seksi Pengajaran :

a. Mencari dan menentukan tenaga instruktur setelah mendapat persetujuan dari ketua panitia.

b. Menghubungi instruktur yang bersangkutan dan mengkonfirmasikan kehadirannya sebelum waktu pelaksanaan.

c. Meminta, mengambil dan menggandakan modul-modul pelatihan sebelum waktu pelaksanaan.

d. Bertanggung jawab kepada ketua panitia dengan membuat laporan pertanggungjawaban.

 

7. Seksi Publikasi dan Dokumentasi :

a. Membuat dan mencetak bahan publikasi dengan persetujuan ketua panitia.

b. Melakukan publikasi kepada target peserta dengan berbagai cara yang sesuai dengan kemampuan sumber daya dan dana panitia.

c. Memantau efektivitas publikasi yang telah dilaksanakan.

d. Membuat dekomentasi kegiatan kepanitiaan.

e. Bertanggung jawab kepada ketua panitia dengan membuat laporan pertanggungjawaban.

 

8. Seksi Perlengkapan :

a. Menyediakan perlengkapan kebutuhan rapat yang dibutuhkan.

b. Membuat inventaris kebutuhan perlengkapan dan dekorasi kegiatan, serta menye- diakannya pada waktu pelaksanaan.

b. Bertanggung jawab kepada ketua panitia dengan membuat laporan pertanggungjawaban.

 

9. Seksi Konsumsi :

a. Menyediakan dan mengatur konsumsi rapat-rapat kepanitiaan.

b. Menyediakan dan mengatur konsumsi pada waktu pelaksanaan.

c. Bertanggung jawab kepada ketua panitia dengan membuat laporan pertanggungjawaban.

 

10. Seksi Dana :

a. Membuat proposal dana dan sponsorship.

b. Mencari donatur dan sponsorship yang sesuai dengan misi dan tujuan kepanitiaan.

c. Menyetorkan uang donatur dan sponsorship kepada bendahara secara berkala.

d. Memberitahukan kepada seksi publikasi tentang bentuk/disain publikasi yang diinginkan sponsorship.

e. Mencetak dan memberikan kartu ucapan terimakasih kepada donatur dan sponsorship setelah kegiatan berlangsung. 

f. Bertanggung jawab kepada ketua panitia dengan membuat laporan pertanggungjawaban.

 

 

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: