jump to navigation

Nato dukung perisai rudal Amerika April 4, 2008

Posted by spanautama in KABAR UTAMA.
trackback

PM Gordon Brown, Presiden Bush, Menlu Condi Rice
PM Inggris Gordon Brown dan Presiden Bush menghadiri KTT Nato

Negara-negara anggota Pakta pertahanan Atlantik Utara, Nato sepakat untuk menerima rencana perisai rudal AS di Eropa yang ditentang oleh Rusia.

Dalam pertemuan puncak mereka di Bukares, Romania, para anggota Nato akan meneken komunike yang mendukung rencana untuk menempatkan basis pertahanan rudal di Republik Cheko dan Polandia, kata para pejabat Amerika.

Dalam KTT itu, Albania dan Kroasia diundang untuk bergabung ke persekutuan yang saat ini beranggotakan 26 negara.

Namun, Georgia dan Ukraina tidak akan segera dimasukkan ke jalur penerimaan anggota, sementara Masedonia diharuskan menyelesaikan sengketa dengan Yunani sebelum bisa bergabung.

Komunike mengenai pertahanan rudal, yang diedarkan oleh para pejabat Amerika, mengakui penyebaran rudal balistik “ancaman yang semakin kuat bagi pasukan, wilayah dan penduduk persekutuan”.

Dokumen itu menyatakan, sistem yang dimotori Amerika itu akan menghasilkan “sumbangan berarti untuk perlindungan negara-negara sekutu”.

Komunike juga menyerukan langkah-langkah diambil untuk mengerahkan suatu sistem Nato yang paralel guna membela negara mana pun yang tidak tercakup dalam rencana Amerika tersebut.

Capaian penting

Wartawan diplomatik BBC Jonathan Marcus menyatakan, konsensus mengenai pertahanan rudal ini merupakan capaian penting bagi Presiden AS George W Bush, yang ingin memperoleh dukungan penuh Nato untuk proyek tersebut sebelum dia meletakkan jabatan.

Presiden Bush
Bush ingin Nato mendukung penuh sistem pertahanan rudal

Aliansi tersebut sempat berselisih pendapat tajam di tengah keberatan kuat Rusia terhadap rencana itu.

Amerika mengatakan, sistem itu diperlukan untuk mengimbangi potensi ancaman dari negara-negara membangkang seperti Iran, tapi Rusia khawatir bahwa sistem itu akan dipergunakan terhadapnya.

Kesepakatan itu muncul sementara tim pejabat Amerika dan Cheko mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kata sepakat soal lokasi radar pertahanan rudal di wilayah Cheko, sedangkan Polandia dan Amerika Serikat merundingkan penempatan 10 rudal penghadang di Polandia.

Nato mengukuh tidak akan menawarkan keanggotaan kepada Georgia atau Ukraina setelah aliansi tersebut terpecah mengenai masalah tersebut.

Sekretaris Jenderal Nato Jaap de Hoop Scheffer mengatakan dalam jumpa pers bahwa Ukraina dan Georgia and pada akhirnya akan menjadi anggota, suatu hal yang digambarkan Moskow sebagai “kekeliruan strategis yang besar”.

Jerman dan Pwerancis menentang dimasukkan kedua bekas republik Soviet itu ke jalur penerimaan anggota baru, di tengah kekhawatiran yang disuarakan oleh Rusia soal perluasan Nato ke belahan timur Eropa.

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: