jump to navigation

Dilarang Pakai Jilbab, Siswi Prancis Cukur Gundul Rambutnya Mei 22, 2008

Posted by spanautama in KABAR UTAMA.
trackback

ImageAlislamu.com – Seorang siswi asal Turki, Sneh, yang sedang belajar di kota Alsace, Prancis, pada Jum’at (15/5), mencukur gundul rambutnya. Ia sangat kecewa dengan peraturan baru dari pemerintah yang melarang siswi di sekolah mengenakan jilbab.

Sneh memahami di dalam ajaran Islam seorang wanita yang sudah baligh harus menutup aurat. Menurutnya, seorang wanita tidak boleh kelihatan rabutnya oleh orang yang bukan mahramnya.

Ia menghadapi dua permasalahan yang saling bertentangan, di satu sisi ia harus bersekolah tetapi tidak diperbolehkan mengenakan jilbab, di sisi yang lain ia seorang muslimah yang sudah baligh dan harus menutup aurat.

Akhirnya ia memutuskan memilih jalan kompromi. Ia tetap masuk sekolah meskipun tidak dengan mengenakan jilbab. Agar rambutnya tidak kelihatan orang, ia terpaksa mencukur gundul rambutnya.

Pada majalah Al-Liwa’ Al-Urduniyah, Jum’at (15/5), ketika berada di depan pintu sekolah, Sneh mengatakan, “Aku akan melakukan apa yang diminta oleh pemerintah Prancis. Tetapi, aku tidak akan menoleransinya sama sekali bila hal itu menyebabkan kemurkaan Tuhan-ku.”

Ibu dari Sneh, menyatakan, “Saya mempunyai lima orang anak dan Sneh adalah anak pertama kami. Ia mencukur gundul rambutnya karena adanya larangan menampakan rambut, sedangkan di sekolahnya dilarang mengenakan jilbab.” (alm/fani)

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: