jump to navigation

Tutu kecam blokade di Gaza Juni 8, 2008

Posted by spanautama in KABAR UTAMA.
trackback
Desmond Tutu
Desmond Tutu berbicara pada akhir lawatan dua hari di Gaza

Peraih Nobel Perdamaian, Desmond Tutu, menyebut blokade Israel di Gaza sebagai tindakan “terkutuk”.

Dia dengan keras mengecam dunia internasional yang dia katakan “membiarkan dan terlibat” dalam blokade tersebut, yang dia katakan mirip dengan tindakan pemerintah militer Birma.

Pada akhir dari lawatan selama dua hari di kawasan itu, mantan uskup agung itu mengatakan masalah kemanusiaan di sana tidak dapat dibenarkan.

Sebelumnya, 60 orang Palestina ditangkap dalam penggerebekan di Gaza utara oleh aparat keamanan Israel.

Warga di daerah Beit Hanoun dikumpulkan di alun-alun setempat oleh tentara Israel sebelum puluhan orang dibawa pergi, kata para saksi.

‘Keterlibatan internasional’

Desmond Tutu berada di Gaza untuk melakukan misi pencarian fakta PBB terhadap pembunuhan 19 orang Palestian oleh tembakan Israel pada bulan November 2006.

Mantan uskup agung Cape Town, Afrika Selatan, mengatakan masyarakat internasional “membiarkan dan terlibat, khususnya dalam keadaan di Gaza, mempermalukan kita semua”.

Pesan saya kepada masyarakat internasional adalah membiarkan dan terlibat, khususnya dalam situasi di Gaza, mempermalukan kita semua. Ini hampir sama dengan sikap junta militer di Birma
Desmond Tutu

Tutu mengatakan konflik itu diselesaikan dengan berbicara kepada lawan, bukan teman.

Dia mengatakan pertemuannya dengan perdana menteri dari Hamas, Ismail Haniya, yang dicopot dari jabatannya, adalah kesempatan untuk memberi tahu pemimpin Hamas itu bahwa tembakan roket ke wilayah Israel juga merupakan pelanggaran hak azazi manusia.

Selama lawatan selama dua hari, Desmond Tutu menemui keluarga 19 warga sipil yang terbunuh akibat serangan Israel ke dua rumah di Beit Hanoun, dan dia dijadwalkan akan melaporkan temuannya kepada Majelis Hak Azazi Manusia PBB di Jenewa.

Dia mengutuk insiden itu sebagai “pembantaian”.

Israel mengatakan kematian di Beit Hanoun pada bulan November 2006 adalah satu kesalahan dalam operasi yang menargetkan daerah-daerah para militan Palestina.

Militer Israel mengukuhkan pihaknya melakukan penyerbuan sebelum subuh ke Gaza pada hari Kamis dan mengatakan sekitar 60 “orang Palestina yang menjadi buronan” sedang diinterogasi.

Bulodozer lapis baja militer Israel menghancurkan lahan pertanian saat operasi berlangsung, kata para saksi kepada kantor berita AFP.

Tentara Israel sering melancarkan serangan ke Gaza yang mereka katakan dilakukan untuk melawan militan Palestina yang menembakkan roket ke wilayah Israel.

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: