jump to navigation

Bom Diyala tewaskan 22 orang September 16, 2008

Posted by spanautama in KABAR UTAMA.
trackback
Propinsi Diyala
Pembom bunuh diri masuk ke tempat polisi berkumpul

Sedikitnya 22 orang tewas dan 32 lainnya terluka di Propinsi Diyala akibat serangan bunuh diri oleh seorang perempuan dalam sebuah acara perkumpulan polisi.

Para tamu sedang menghadiri acara buka puasa bersama di Balad Ruz, sekitar 70 km di sebelah Utara Baghdad.

Pihak berwenang mengatakan kepada BBC bahwa acara berbuka puasa bersama itu dilakukan seorang polisi untuk merayakan dibebaskannya dia dari tahanan Amerika Serikat.

Sebelumnya, 2 bom mobil meledak di pusat kota Baghdad dan menewaskan 12 orang.

Kedua bom itu meledak di kawasan Karrada, dekat dengan kantor pengadilan dan kantor pengurusan passport.

Aparat jadi sasaran

Baghdad
Sebelumnya 2 serangan bom di Baghdad menewaskan 12 orang

Sumber-sumber di Propinsi Diyala mengatakan seorang perwira polisi menggelar pesta besar untuk merayakan kebebasan dari tahanan Amerika Serikat, Camp Bucca.

Saat itulah seorang pembom bunuh diri masuk ke dalam rumahnya dan meledakkan diri.

Korban yang luka kemudian dibawa ke pangkalan bersama Amerika-Irak di dekat tempat kejadian.

Pembom bunuh diri sering sekali menempatkan aparat kepolisian Irak sebagai sasaran mereka.

Wartawan BBC di Baghdad, Mike Sergeant, mengatakan beberapa bulan belakangan ini serangan di seluruh Irak menurun, namun di Propinsi Diyala relatif masih tinggi.

Dan terjadi peningkatan serangan oleh para pembom bunuh diri perempuan.

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: